Senin, 21 Agustus 2017

Membuang Sampah Pada Tempatnya


Membiasakan anak-anak dengan kebiasaan yang baik salah satunya adalah membuang sampah pada tempatnya.

Dimana dan kapan saja ketika memproduksi sampah kami selalu mencontohkan untuk dibuang pada tempatnya.

Dan ketika selesai makan dan minum ada kulitnya yang harus dibuang dan tidak ada tempat sampah maka bawa sampah itu sampe menemukan tong sampah baru dibuang.

Alhamdulillah ini sudah jadi kebiasaan anak-anak pertama dan kedua. Terkadang saya menemukan plastik wafer, biskuit atau permen di saku tasnya.

Bapak selalu mengatakan kepada kami "kalau tak bisa membersihkan jangan mengotori!".

Hari ini kami makan snack dari goodibag yang didapat di acara 17agustus kemarin.

Isinya bermacam ada susu, wafer, biskuit, juga permen.

Adek Harun kebagian biskuit. Setelah makan biskuit dan habis. Tiba-tiba tanpa disuruh de Harun kedapur, saya mengikuti dari belakang ternyata dia langsung menaruh bungkus biskuit itu ke tempat sampah yang ada di dapur. 😍😍

Subhanalloh. Selama ini kami hanya mencontohkan. Alhamdulillah diusianya yang ke 17 bulan sudah bisa membuang sampah kulit biskuitnya di tempat sampah tanpa disuruh.




Minggu, 20 Agustus 2017

Kebersihan Sebagian dari Iman


Di rumah ada pohon mangga yang cukup besar. Di musim menggugurkan daun  seperti sekarang ini kami harus membersihkan daun yang berjatuhan setiap pagi dan sore hari.

Karena sering melihat kami membersihkan daun-daun yang berguguran itu maka dede Harun juga meminta sapu sendiri. Senang sekali kalau sudah megang sapu.  

Terkadang juga mengambil sendiri sapu yang kami simpan di taman. 

Setelah sampah dikumpulkan, dia pun ikut memasukkannya ke tempat sampah.

Hari ini kami baru datàng dari bepergian, daun yang berjatuhan sangat banyak . Setelah sampai dirumah keluar halaman langsung memungut daun yang jatuh dan memasukkannya ke dalam tong sampah. 

Kami melihatnya senyum sendiri. MasyaAllah anakku. Akupun langsung menyapu halaman rumah yang penuh dengan sampah daun  mangga 
itu. "Semoga kamu selalu cinta kebersihan ya nak,!"




Senin, 14 Agustus 2017

Aliran Rasa Math Around Us

Menjalani tantangan game ini sungguh luar biasa. Selama ini math menjadi momok yang menakutkan ternyata menjadi mengasyikkan dan menyenangkan.

Sabtu, 29 Juli 2017

Menyiapkan Baju Untuk Nginap


Rencana mau liburan ke Kuningan sekaligus jenguk Mas Nanda di Pesantren.

Malam hari kami menyiapkan perlengkapan yang akan di bawa. Tak lupa baju untuk nginap semalam.

Kaka menyiapkan sendiri bajunya.
Dia menghitung sendiri baju ganti yang diperlukan .

Jumat, 28 Juli 2017

Membeli Es Krim


Pulang sekolah siang hari yang sangat panas. Setelah makan siang dan sholat, kaka masih menyisihkan uang jajannya. 
Biasanya uang jajan yang disisihkan itu dimasukkan ke dalam celengan, tapi kali ini lagi kepengen beli es krim. 

" Ma, bolehkah kaka beli es krim?"
"Ok. Bolehlah tapi sekali-kali saja ya."
Uang jajan setiap hari Rp. 5000,-, hari ini disisakan Rp. 2.000,-. Sedangkan harga es krim Rp.3.500,-.

"Jadi kurang berapa uangnya kaka untuk beli es krim?.
" Kurang Rp.1000,- ma".
"Pintar, uangnya ada di dompet, tolong ambilkan dompet mama!". 
Kaka  Bergegas untuk mengambil dompet yang di simpan kamar. 
"Terimakasih ya!".
Saya memberikannya uang Rp. 1000,-.

Segera menuju warung dekat   rumah untuk membeli es krim.

Alhamdulillah

Kamis, 27 Juli 2017

Konsep Lebih Berat atau Lebih Ringan


Malam ini menyiapkan buku-buku yang akan di bawa besok. Besok hari Jum'at, ternyata hanya ada 3 pelajaran saja.

Dihari selain Jum'at biasanya ada 4 juga harus membawa bekal dan juga mukena.

"Tasnya lebih ringan daripada yang hari-hari lainnya ya, Ma? Kalo selain hari Jum'at berat."
"Iya ka, karena kalo hari selain Jum'at kan bawa bekal juga mukena".
Trus pulangnya juga lebih cepat kalau hari Jum'at karena  mau ke masjid sholat Jumat.





Rabu, 26 Juli 2017

Membuat Pasir Kinetik


Hari ini saya tanpa sengaja menemukan resep membuat pasir kinetik di fb yang bahan-bahannya ada di rumah. Bahan utamanya tepung maezena.

Beberapa hari yang lalu kami juga membuat sendiri pasir kinetik ini, yang bahan utamanya adalah pasir.

Hasilnya kurang harus dam lembut. Alhamdulillah ada temen yang share cara membuat pasir kinetik dengan maezena hasilnya lehih lembut.

Resep ini saya perlihatkan ke kaka Putri. Dia tertarik untuk membuatnya sendiri.

Adapun bahannya sebagai berikut:
9 sdm tepung maizena
1 sdm air
2 sdm baby oil
Pewarna secukupnya

Semua bahan dicampur dan diaduk-aduk. Alhamdulillah jadi.

Ketika membuat pasir kinetik ini saya sedang nidurin dede Harun.

Semua bahan-bahan diatas  dia yang takar sendiri. Setelah jadi dimainkan  bareng adeknya.

Lomba 17 an

Sendiri mendaftar, berangkat bareng teman, pengumuman pun sendiri. Masyaallah tabarokallah,